PENGARUH BAHASA ALAY BERDAMPAK PADA PERKEMBANGAN BAHASA
INDONESIA
Makalah
ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah
Berbicara
Dialektif
Dosen
Pengampu : Syaiful Abid, M.Pd
Di
Susun Oleh :
Nama : Digita Putri
NPM :
2019007
PENDIDIKAN
BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
JURUSAN BAHASA
DAN SENI
SEKOLAH TINGGI
KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN
PERSATUAN GURU
REPUBLIK INDONESIA
(STKIP-PGRI) LUBUKLINGGAU
2019/2020
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat,sehatnya baik itu
berupa sehat fisik maupun akal pikiran, sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah ini sebagai tugas dari mata kuliah Berbicara Dialektif yang berjudul “PENGARUH
BAHASA ALAY BERDAMPAK PADA PERKEMBANGAN BAHASA INDONEISA ” ini dengan
tepat waktu.
Makalah yang kami susun
ini tidak terlepas dari kata kesempurnaan dan masih banyak terdapat kesalahan
serta kekurangan didalamnya.Oleh karena itu penulis menerima kritik dan saran
dari pembaca, supaya makalah ini nantinya dapat menjadi makalah yang lebih
baik.
Serta makalah ini kami
buat agar pembaca lebih memahami kegiatan ilmiah. Demikian semoga makalah ini
dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan serta pengetahuan pembaca, Terima Kasih.
Lubuklinggau,
22 Maret 2019
Penulis
DAFTAR
ISI
HALAMAN JUDUL ........................................................................................... i
KATA PENGANTAR ....................................................................................... ii
DAFTAR ISI ...................................................................................................... iii
BAB I PEDAHULUAN
A.
Latar Belakang ..................................................................................... 1
B.
Rumusan Masaalah ............................................................................... 2
C.
Tujuan ................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
A.
Landasan Teori...................................................................................... 3
B.
Penggunaan
Bahasa Alay Dalam Perkembangan Bahasa Indonesia..... 4
C.
Dampak
Penggunaan Bahasa Alay Dalam Perkembangan Bahasa Indonesia 5
D.
Pengaruh
Bahasa Alay Berdampak Pada Perkembangan
Bahasa Indonesia ................................................................................. 6
E.
Faktor Yang
Mempengaruhi Perkembangan Bahasa Alay ................... 9
F.
Pengaruh Perkembangan Bahasa Alay ................................................ 9
BAB III PENUTUP
A.
Kesimpulan ......................................................................................... 12
B.
Saran ................................................................................................... 13
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 14
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Secara Umum, Bahasa (dari bahasa Sanskerta) adalah
kemampuan yang dimiliki manusia untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya
menggunakan tanda, misalnya kata dan
gerakan atau alat untuk beriteraksi dan berkomunikasi, dalam arti alat untuk
menyampaikan pikiran, gagasan, konsep atau perasaan.
Menurut KBBI, Bahasa adalah sistem lambang bunyi
yang arbiter, yang dipergunakan oleh sekelompok masyarakat untuk bekerjasama,
berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri.Menurut Soejono (1983:01), Bahasa
adalah suatu sarana perhubungan rohani yang amat penting dalam hidup bersama.
Bahasa
Indonesia adalah bahasa melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik
Indonesiadan bahasa persatuan bangsa Indonesia.Bahasa Indonesia diresmikan
penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Bahasa
Alay adalah bahasa pergaulan yang digunakan oleh kelompok alay di Indonesia,
khususnya dalam pesan singkat dan internet. Bahasa ini diturunkan dari bahasa
Indonesia Gaul yang ditulis menggunakan kombinasi singkatan, huruf, kode, angka
dan visualisasi sehingga menjadi ragam bahasa media sosial yang khas.Bahasa
Alay utamanya digunakan secara tertulis, walau sebagian kata dalam bahasa Alay
tetap memiliki keunikan ketika diucapkan, seperti ciyus, miapa.
Seiring
dengan perkembangan zaman, maka pemakaian bahasa Indonesia baik dalam kehidupan
sehari-hari mulai bergeser digantikan dengan pemakaian bahasa anak remaja yang
dikenal dengan “Bahasaa Alay”. Bahasa Alay merupakan salah satu cabang dari
bahasa Indonesia sebagai bahasa untuk pergaulan. Istilah ini mulai muncul pada
akhir tahun 1980-an. Pada saat itu bahasa alaydikenal sebagai bahasanya para
anak jalanan yang disebabkan arti kata prokem dalam pergaulan sebagai preman.
Sehubungan
dengan semakin maraknya penggunaan bahasa alayyang digunakan oleh sebagian
masyarakat modern, perlu adanya tindakan dari semua pihak yang peduli terhadap
eksistensi bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan bahasa Nasional, bahasa
persatuan, dan bahasa pengantar dalam dunia pendidikan. Dalam konteks masa
kini, bahasa alaymerupakan dialek bahasa Indonesia non-formal yang terutama
digunakan di suatu daerah atau komunitas tertentu.
B. Rumusan Masalah
Adapun
rumusan masalah dalam makalah ini, yaitu :
1. Apapengaruh
bahasa alay terhadap perkembangan bahasa Indonesia?
2. Bagaimana
dampak pengaruh bahasa alay dalam perkembangan bahasa Indonesia?
3. Apa
dampak penggunaan bahasa alay dalam perkembangan bahasa Indonesia?
C.
Tujuan
1.
Untuk mengetahui pengaruh bahasa alay
terhadap perkembangan bahasa Indonesia
2.
Untuk mengetahui dampak pengaruh bahasa
alay dalam perkembangan bahasa Indonesia
3.
Untuk mengetahui dampak penggunaan
bahasa alay dalam perkembangan bahasa Indonesia
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Landasan
Teori
1.
Pengertian
Bahasa
Secara
Umum, Bahasa (dari bahasa Sanskerta) adalah kemampuan yang dimiliki manusia
untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya menggunakan tanda, misalnya kata dan gerakan atau alat untuk
beriteraksi dan berkomunikasi, dalam arti alat untuk menyampaikan pikiran,
gagasan, konsep atau perasaan.
Menurut
KBBI, Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbiter, yang dipergunakan oleh
sekelompok masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan
diri.
Menurut
Soejono (1983:01), Bahasa adalah suatu sarana perhubungan rohani yang amat
penting dalam hidup bersama.
Chaer
(2000:1) berpendapat bahwa bahasa adalah suatu sistem lambang berupa bunyi,
bersifat arbitrer, digunakan oleh suatu masyarakat tutur untuk bekerja sama, berkomunikasi,
dan mengindentifikasi diri.
2.
Pengertian
Bahasa Indonesia
Bahasa
Indonesia adalah bahasa melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik
Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia.Bahasa Indonesia diresmikan
penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
3.
Pengertian
Bahasa Alay
Bahasa
Alay adalah bahasa pergaulan yang digunakan oleh kelompok alay di Indonesia,
khususnya dalam pesan singkat dan internet. Bahasa ini diturunkan dari bahasa alayyang
ditulis menggunakan kombinasi singkatan, huruf, kode, angka dan visualisasi
sehingga menjadi ragam bahasa media sosial yang khas. Bahasa Alay utamanya
digunakan secara tertulis, walau sebagian kata dalam bahasa Alay tetap memiliki
keunikan ketika diucapkan, seperti ciyus, miapa.
Perkembangan
teknologi informasi turut menyalurkan penggunaan bahasa alayke lingkup yang
lebih luas. Media komunikasi, khususnya yang membahas mengenai waria, dalam
mengkomunikasikan informasi juga menggunakan bahasa gaul yang sedang menjadi
trend atau populer di kalangan remaja sampai waria.
Dalam konteks modern, bahasa alay merupakan
dialek bahasa Indonesia nonformal, yang
digunakan sebagai bentuk percakapan sehari-hari dalam pergaulan di
lingkungan sosial, bahkan dalam media-media populer seperti TV, radio, dunia
perfilman nasional, dan sering pula digunakan dalam bentuk publikasi yang
ditujukan untuk kalangan remaja, selebritis hingga waria oleh majalah-majalah
populer.
Dari
beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa bahasa alayadalah bahasa
yang digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari yang sifatnya menarik dan
memiliki arti tertentu untuk merahasiakan arti obrolan di tengah masyarakat.
B.
Penggunaan Bahasa Alay Dalam Perkembangan Bahasa Indonesia
Penggunaan
bahasa yang baik dan benar sebaiknya diajarkan sejak kecil. Karena biasanya
seorang anak, akan mudah sekali untuk meniru apa saja yang didengarkannya.
Orang tua berkewajiban untuk mengajarkan bahasa yang baik dan benar kepada
anak-anaknya sejak kecil. Di lingkungan remaja juga mempunyai andil yang sangat
besar untuk mengajarkan bahasa Indonesia sehingga akan menciptakan etika
komunikasi yang baik. Seseorang akan memiliki nilai kesopanan berbicara dan
juga tingkah laku yang terpuji.
Penggunaan
bahasa yang baik dapat mempermudah dalam menyampaikan informasi atau pendapat
yang diinginkan. Orang lain akan mengerti apa yang menjadi maksud dan tujuan
kita. Dalam kehidupan sehari-hari seharusnya menggunakan tata bahasa yang baik
supaya kita terbiasa untuk berkomunikasi secara lebih efektif. Adanya bahasa
alay juga sangat mempengaruhi etika
seseorang dalam berkomunikasi.
Mahasiswa
cenderung lebih menyukai bahasa alaydaripada menggunakan bahasa Indonesia yang
baik dan benar.Supaya mereka lebih terlihat modern, dan akhirnya mulai
lunturnya kecintaan pada bahasa Indonesia adalah hal yang harus dihindari.
Dalam
meningkatkan penggunaan bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan cara
membiasakan pada kehidupan sehari-hari di manapun kita berada. Awalnya memang
mungkin sulit tetapi bila dilakukan terus menerus maka akan menciptakan sopan
santun yang baik dalam etika berkomunikasi. Orang lain akan melihat dan menilai
bagaimana seseorang menyampaikan sesuatu dengan bahasa yang baik. Bila hal itu
terus dilakukan, maka akan timbul nilai dan etika komunikasi yang baik.
Sebaliknya
bila seseorang berbicara sembarang dan tidak beraturan, maka orang lain yang
mendengarnya akan beranggapan bahwa orang itu tidak berpendidikan atau tidak
bermoral.Kata-kata yang digunakan dalam berbicara seseorang dapat mencerminkan
kemampuan berpikir dan tingkat kepribadiannya. Kepribadian seseorang yang baik
dapat memilih apa saja yang harus diucapkan dan dibicarakan. Tidak berlebihan
jika seseorang yang pandai berbahasa Indonesia, ia akan merasa diterima dan
dihargai oleh berbagai kalangan.
Ada
beberapa solusi yang dapat meningkatkan penggunaan bahasa Indonesia antara
lain:
1.
Menyadarkan dan memotivasikan remaja akan fungsi dan pentingnya
dari bahasa yang baku. Upaya ini
dimaksud untuk mengajak seseorang menyadari porsi dan tempat yang tepat bagi
penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
2. Membutuhkan suatu upaya
pembiasaan. Artinya, remaja dilatih untuk berbahasa secara tepat, baik secara
lisan maupun tulisan setiap saat setidaknya selama berada di lingkungan
sekolah. Pembiasaan ini akan sangat mempengaruhi perkembangan kemampuan
berbahasa pada remaja.
3. Proses
penyadaran dan pembiasaan ini membutuhkan suatu kekuatan atau sanksi yang
mengikat, misalnya tugas menuliskan suatu artikel atau karangan dengan bahasa
yang baku. Hal ini akan menimbulkan keinginan remaja untuk mempelajari bahasa
Indonesia yang baik dan benar.
C.
Dampak Penggunaan Bahasa Alay Dalam Perkembangan Bahasa Indonesia
Pada
penggunaan bahasa alay , ada dua dampak
dalam perkembangan bahasa Indonesia yaitu dampak positif dan dampak negatif.
Dampak positif :
1. Seseorang menjadi kreatif, karena merekabisa
menemukan bahasa baru
2. Seseorang dapat mengembangkan ide-ide
dalam kebahasaannya
3. seseorangbisa menciptakan inovasi
dalam bahasa yang baru
Dampak negatif :
1. Sulit untuk memahami dan mengetahui
apa yang disampaikan
2. Sulit untuk berkomunikasi dengan baik
3. Bahasa alay dapat menyebabkan buruknya penggunaan
bahasa Indonesia di kalangan remaja yang akan mendatang, karena mereka tidak
dapat menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
D.
Pengaruh Bahasa Alay Berdampak Pada Perkembangan Bahasa Indonesia
Seiring dengan
perkembangan zaman khususnya di negara Indonesia semakin terlihat pengaruh yang
diberikan oleh bahasa alayterhadap bahasa Indonesia dalam penggunaan tata
bahasanya. Penggunaan bahasa alayoleh masyarakat luas menimbulkan dampak
negatif terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa pada
saat sekarang dan masa yang akan datang. Dewasa ini, masyarakat sudah banyak
yang memakai bahasa alaydan parahnya lagi generasi muda Indonesia juga tidak
terlepas dari pemakaian bahasa alay ini.
Untuk menghindari
pemakaian bahasa alayyang sangat luas di masyarakat, seharusnya kita menanamkan
kecintaan dalam diri generasi bangsa terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa
Nasional. Dalam pergaulan internasional, bahasa Indonesia mewujudkan identitas
bangsa Indonesia. Seiring dengan munculnya bahasa alaydalam masyarakat, banyak
sekali dampak atau pengaruh
yang ditimbulkan oleh bahasa alay terhadap perkembangan bahasa Indonesia
sebagai identitas bangsa diantaranya sebagai berikut:
1. Eksistensi
bahasa Indonesia terancam terpinggirkan oleh bahasa alay
Berbahasa sangat erat
kaitannya dengan budaya sebuah generasi. Jika generasi negeri ini semakin
tenggelam dalam pembentukan bahasa Indonesia yang lebih dalam, mungkin bahasa
Indonesia akan semakin berat dalam memanggul bebannya sebagai bahasa Nasional
dan identitas bangsa. Dalam kondisi demikian, diperlukan pembinaan dan
pemupukan sejak dini kepada generasi muda agar mereka tidak mengikuti pengaruh
tersebut.
Pengaruh arus globalisasi dalam identitas
bangsa tercermin pada perilaku masyarakat yang mulai meninggalkan bahasa
Indonesia dan terbiasa menggunakan bahasa alay. Saat ini jelas di masyarakat
sudah banyak adanya penggunaan bahasa alay dan hal ini lagi dengan generasi
muda Indonesia juga tidak terlepas dari pemakaian bahasaalay . Bahkan, generasi
muda inilah yang paling banyak menggunakan dan menciptakan bahasa alaydi
masyarakat.
2. Menurunnya derajat bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia masih
sangat muda usianya dibandingkan dengan bahasa lainnya, tidak mengherankan
apabila dalam sejarah pertumbuhannya, perkembangan bahasa asing yang lebih
maju.Seperti kita ketahui bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dewasa ini
dikuasai oleh bangsa-bangsa barat.hal yang wajar apabila bahasa mereka pula
yang menyertai penyebaran ilmu pengetahuan tersebut ke seluruh dunia.
Indonesia sebagai
negara yang baru berkembang tidak mustahil menerima pengaruh dari negara asing.
Kemudian masuklah ke dalam bahasa Indonesia istilah-istilah kata asing karena
memang makna yang dimaksud oleh kata-kata asing tersebut belum ada dalam bahasa
Indonesia. Sesuai sifatnya sebagai bahasa represif, sangat membuka kesempatan
untuk itu.Melihat kondisi seperti ini, timbullah beberapa anggapan yang tidak
baik.Bahasa Indonesia dianggap sebagai bahasa yang miskin, tidak mampu
mendukung ilmu pengetahuan yang modern.
Pada pihak lain muncul
sikap mengagung-agungkan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya. Dengan
demikian timbul anggapan mampu berbahasa inggris atau bahasa asing merupakan
ukuran derajat seseorang.Akhirnya motivasi untuk belajar menguasai bahasa asing
lebih tinggi daripada belajar dan menguasai bahasa sendiri. Kenyataan adanya
efek sosial yang lebih baik bagi orang yang mampu berbahasa asing daripada
berbahasa Indonesia, hal ini lebih menurunkan lagi derajat bahasa Indonesia di
mata orang awam.
Saat ini banyak sekali
remaja yang menciptakan bahasaalay, yaitu bahasa baku yang dipelesetkan,
sehingga terkadang orang dewasa tidak memahami bahasa apa yang dikatakan oleh
para remaja tersebut.
Selain itu, maraknya
pemakaian jalur komunikasi yang murah, efisien, dan juga dapat melahirkan
dampak yang negatif dalam penggunaan tata bahasa. Penyebabnya adalah kurangnya
kecintaan terhadap bahasa Indonesia baku. Namun, tidak semua remaja menggunakan
bahasa alayini. Pada umumnya yang menggunakan adalah remaja yang ingin dianggap
keren dan tenar di kalangan teman-temannya. Mereka menganggap berbahasa alayadalah
keren, padahal di mata remaja lain gaya bahasa mereka adalah alay.
Sebenarnya ini adalah
tugas bagi orang tua dan guru untuk memperhatikan perkembangan bahasa
anak-anaknya. Karena berbahaya sekali jika anak-anak kecil menggunakan gaya
bahasa alay ini. Mereka bisa menuliskan dan mengucapkannya hingga remaja nanti,
sehingga mereka tidak mengetahui yang manakah bahasa Indonesia yang baik dan
benar. Bisa saja karena mereka terlalu sering menggunakan bahasa yang alay ini
hanya karena ingin tenar, lalu mereka mengucapkannya di depan guru,
menuliskannya pada lembar jawaban ulangan esai, dan menggunakannya ketika
berpidato.
Oleh sebab itu, kita
sebagai keluarga dan gurunya, semestinya mengawasi penggunaan bahasa pada
anak. Jangan sampai mereka terbawa
pengaruh yang buruk, yang membuat mereka menggunakan bahasa Indonesia yang
buruk pula. Cintailah bahasa Indonesia, karena inilah salah satu kekayaan
bangsa kita.
Dampakpengaruh bahasa
alay bagi remaja antara lain:
1. Remaja Indonesia tidak mengenal lagi bahasa baku
2. Remaja Indonesia tidak memakai lagi Ejaan yang
disempurnakan (EYD)
3. Remaja Indonesia
menganggap remeh bahasa Indonesia dan tidak mau mempelajarinya karena merasa
dirinya telah menguasai bahasa Indonesia yang baik dan benar.
4. Penulisan bahasa Indonesia menjadi tidak benar.
Yang mana pada penulisan bahasa Indonesia
yang baik dan hanya huruf awal saja yang diberi huruf kapital dan tidak
ada penggunaan huruf menjadi angka dalam sebuah kata ataupun kalimat.
E.
Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Bahasa Alay
1.
Perkembangan IPTEK
Perkembangan IPTEK dianggap sebagai faktor utama
yang mempengaruhi perkembangan variasi bahasa alay dikalangan remaja Indonesia.
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bahwavariasi bahasa alay pada awalnya
dipakai untuk mengirim SMS dan kemudian berkembang di dunia maya, internetlah
yang paling berperan terhadap perkembangan variasi bahasa alay.
Variasi bahasa alay secara khusus berkembangan pesat
didunia maya. Terbukti dalam beberapa tahun terakhir situs-situs di internet,
mulai dari situs resmi pemerintah seperti departemen pendidikan hingga situs
pribadi (blog) berlomba-lomba untuk menguak dan membahas mengenai fenomena
variasi bahasa alay ini. Dengan adanya artikel-artikel di situs-situs tersebut
membuat banyak orang menyadari bahwa di antara pembaca artikel tersebut mengaku
sebagai pengguna variasi bahasa alay.
2. Media Cetak dan
Elektronik
Media
cetak dan elektronik secara tidak langsung juga mempengaruhi perkembangan
variasi bahasa alay di kalangan remaja. Namun, perkembangannya tidak sepesat
dimedia internet, karena media cetak dan elektronik mempunyai kode etika
tersendiri untuk memperdayakan masyarakat. Tapi itu tidak berarti, media cetak
(khususnya) tidak pernah menampilkan atau menerbitkan seseuatu yang berbauk
alay.
3. Band atau Artis
Favorit
Adanya
musisi favorit juga mempengaruhi keberadaan anak-anak alay. Setidaknya mereka
meniru gaya berpakaian musisi favorit nya. Dari beberapa sumber di internet,
sebagian besar masyarakat berpendapat bahwa musisi atau band favorit uang
termasuk ciri-ciri alay adalah Kangan Band, ST 12 dan sejenisnya yang membawa
aliran musisi pop melayu. Kesetianpara fans tehadap musisi favoritnya
diperlihatkan dengan caramengikuti gaya dan style mereka.
F.
Pengaruh Perkembangan Bahasa Alay
1. Pergeseran Bahasa
Pergeseran bahasa
biasanya terjadi dalam komonitas multilingual. Hal ini dikarenakan oleh
adanya kontak bahasa anatara bahasa yang
satu dengan bahasa yang lain. Pergeseran bahasa mengisyaratkan bahwa ada bahasa
ynag benar-benar ditinggalkan oleh penuturnya. Dengankata lain, anggota
masyarakat multilingual lebih memilih menggunakan bahasa yang baru daripada
bahasa lama (bahasa asli). Banyak faktor yang menyebabkan pegeseran bahasa,
antara lain budaya global, migrasi, industrialisasi, urbanisasi, dan lain-lain.
Pergeseran bahasa tidak
selalu berujung pada pemusnahan bahasa.Oleh karena itu, manusia (sebagai
makhluk paling sempurna sekaligus pemakai bahasa) haruslah menyadari dan
mencermati keadaan atau situasi kebahasaan yang ada disekitar mereka.Seberapa cerdas
mereka untuk dapat mengelola setiap aspek kebahasaan dan pengaruh bahasa asing
yang masuk dalam kebudayaan mereka.
Bukan berarti menjadi
tertutup terhadap bahasa dan budaya asing, namun setidaknya kita dapat memilih
antara yang berguna dan sesuai dengan bahasa dan kebudayaan kita dan mana yang
tidak sesuai.Dengan pola pikir yang seperti itu, maka setidaknya kita sebagai
masyarakat multilingual tidak perlu merasa khawatir akibat itu tentang
pergeseran bahasa yang dapat berujung pemusnahan bahasa.
2. Deviasi atau Penyimpanan Bahasa
Pergerakan dan
pergeseran bahasa hingga menyebabkan kematian bahasa, diakibatkan oleh
masyarakat pemilik dan pemakai bahasa tersebut yang berubah secara
dinamika.Bila dinamika kehidupan para pemakai bahasa tersebut tinggi. Dapat
dipastikan bahwa pola pikir mereka juga tinggi, sehingga mereka selalu
melakukan inovasi dan kreatifitas terhadap apa yang sudah ada pada mereka,
dalam hal ini bahasa. Bahasa yang mereka miliki dan mereka pakai bisa
berkembangan menjadi bahasa yang berwibawa dan berkuasa.Bahasa ini biasanya
memiliki peran dan fungsi bahasa yang tinggi dalam masyarakat, dalam skala
pemakaian yang luas dan forum pemakaian yang resmi dan terhormat.
Sehubung dengan
pergeseran bahasa yang mungkin berujung pada “pembunuhan” bahasa, tidak selayaknya
bila kita menyimpulkan bahwa afenomena kebahasaan yang mengiringi perkembangan
bahwa Indonesia akan mempengaruhi kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia bagi
masyarakat Indonesia bagi masyarakat Indonesia. Sebab bahasa Indonesia merupakan
bahasa Negara, bahasa pempersatu dan sebagai indentitas diri bahasa Indonesia
ynag tidak mungkin dan tidak akan pernah bergeser maupun berubah fungsi dan
kedudukannya bagi masyarakat Indonesia, karena fenomena kebahasaan hanya
bersifat temporal atau sementara. Maka akan adil bila adanya fenomena
kebahasaan ini disebut sebagai deviasi atau penyimpangan terhadap kaidah
berbahasa Indonesia yang baik dan benar.
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Bahasa
Indonesia adalah bahasa melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik
Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia.Bahasa Indonesia diresmikan
penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Seiring
dengan perkembangan zaman, maka pemakaian bahasa Indonesia baik dalam kehidupan
sehari-hari mulai bergeser digantikan dengan pemakaian bahasa anak remaja yang
dikenal dengan “Bahasaa Alay”. Bahasa Alay merupakan salah satu cabang dari
bahasa Indonesia sebagai bahasa untuk pergaulan. Istilah ini mulai muncul pada
akhir tahun 1980-an. Pada saat itu bahasa alay dikenal sebagai bahasanya para
anak jalanan yang disebabkan arti kata prokem dalam pergaulan sebagai preman.
Sehubungan
dengan semakin maraknya penggunaan bahasa alay yang digunakan oleh sebagian masyarakat
modern, perlu adanya tindakan dari semua pihak yang peduli terhadap eksistensi
bahasa Indonesia yang merupakan bahasa Nasional, bahasa persatuan, dan bahasa
pengantar dalam dunia pendidikan. Dalam konteks masa kini, bahasa alay merupakan
dialek bahasa Indonesia non-formal yang terutama digunakan di suatu daerah atau
komunitas tertentu.
Ada
beberapa solusi yang dapat meningkatkan penggunaan bahasa Indonesia antara
lain:
1. Menyadarkan
dan memotivasikan remaja akan fungsi dan pentingnya dari bahasa yang baku. Upaya ini dimaksud untuk
mengajak seseorang menyadari porsi dan tempat yang tepat bagi penggunaan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.
2. Membutuhkan suatu upaya
pembiasaan. Artinya, remaja dilatih untuk berbahasa secara tepat, baik secara lisan
maupun tulisan setiap saat setidaknya selama berada di lingkungan sekolah.
Pembiasaan ini akan sangat mempengaruhi perkembangan kemampuan berbahasa pada
remaja.
3. Proses
penyadaran dan pembiasaan ini membutuhkan suatu kekuatan atau sanksi yang mengikat,
misalnya tugas menuliskan suatu artikel atau karangan dengan bahasa yang baku.
Hal ini akan menimbulkan keinginan remaja untuk mempelajari bahasa Indonesia
yang baik dan benar.
Pada penggunaan bahasa alay , ada dua dampak dalam perkembangan bahasa Indonesia
yaitu dampak positif dan dampak negatif.
Dampak positif :
1. Seseorang menjadi
kreatif, karena mereka bisa menemukan
bahasa baru
2. Seseorang dapat
mengembangkan ide-ide dalam kebahasaannya
3. seseorang bisa
menciptakan inovasi dalam bahasa yang baru
Dampak negatif :
1. Sulit untuk memahami
dan mengetahui apa yang disampaikan
2. Sulit untuk
berkomunikasi dengan baik
3. Bahasa alay dapat
menyebabkan buruknya penggunaan bahasa Indonesia di kalangan remaja yang akan
mendatang, karena mereka tidak dapat menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan
benar.
Dampak atau pengaruh yang ditimbulkan oleh bahasa alayterhadap perkembangan bahasa Indonesia
sebagai identitas bangsa diantaranya sebagai berikut:
1. Eksistensi bahasa Indonesia terancam
terpinggirkan oleh bahasa alay
2. Menurunnya derajat bahasa Indonesia
Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Bahasa Alay
1. Perkembangan IPTEK
2. Media Cetak dan
Elektronik
3. Band atau Artis
Favorit
Pengaruh Perkembangan
Bahasa Alay
1. Pergeseran Bahasa
2. Deviasi atau
Penyimpanan Bahasa
B.
Saran
Kita sebagai bangsa Indonesia harus mampu bisa
melestarikan bahasa Indonesia, untuk para generasi muda harus lebih mengerti
bagaimana cara memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar, karena itu hal
penting untuk kita semua agar bisa menghargai bahasa Indonesia.
DAFTAR
PUSTAKA
-Syaiful Abid.2017. Keberadaan Bahasa
Alay dalam Perkembangan Bahasa Indonesia. Jurnal
Perspektif Pendidikan.11(2): 25-27.

Komentar
Posting Komentar